Perundingan Tahap Kedua Gencatan Senjata Gaza Berlanjut di Mesir
Hamas juga menegaskan kesiapannya untuk merundingkan pertukaran tahanan sebagai upaya membebaskan seluruh sandera Israel, termasuk warga negara Amerika Serikat.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada Rabu (5/3/2025) memperingatkan warga Gaza bahwa mereka akan "mati" jika seluruh sandera yang masih ditahan tidak segera dibebaskan.
Pernyataan Trump itu muncul setelah pemerintahannya mengonfirmasi bahwa pejabat AS telah mengadakan pembicaraan langsung dengan Hamas, dengan fokus pada pembebasan sandera Amerika yang masih ditahan di Gaza.
Saat ini, lima warga AS diduga masih disandera. Empat di antaranya telah dinyatakan tewas, sementara satu lainnya, Edan Alexander, diyakini masih hidup. Fase pertama gencatan senjata berakhir pekan lalu setelah berlangsung selama enam minggu dengan ketegangan yang mereda. Dalam periode itu, Israel dan Palestina melakukan pertukaran antara sandera dan tahanan.
Israel sempat mengajukan perpanjangan fase pertama hingga pertengahan April. Namun, Hamas bersikukuh agar negosiasi langsung berlanjut ke tahap kedua, yang ditargetkan menjadi langkah awal menuju penghentian perang secara permanen. Dari 251 sandera yang diculik kelompok bersenjata Palestina saat serangan Hamas pada Oktober 2023, sebanyak 58 orang masih ditahan di Gaza. Militer Israel memperkirakan 34 sandera di antaranya telah meninggal.
Tulis Komentar
Anda harus login dulu untuk menulis komentar.