Pertama di ASEAN! Indonesia Rampungkan Readiness Assessment AI UNESCO
Suka
Komentar

Pertama di ASEAN! Indonesia Rampungkan Readiness Assessment AI UNESCO

Indonesia mencatat sejarah sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang sukses menyelesaikan Readiness Assessment Methodology (RAM) untuk Kecerdasan Buatan (AI) yang dikembangkan oleh UNESCO. Prestasi ini mendapat apresiasi tinggi dalam pertemuan dengan Asisten Direktur Jenderal Bidang Ilmu Sosial dan Humaniora UNESCO, Gabriela Ramos, di Kantor UNESCO, Paris, Prancis, pada Selasa (11/2/2025).

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata kesiapan Indonesia dalam tata kelola AI. Bahkan, beberapa negara ASEAN telah meminta Indonesia untuk berbagi pengalaman dalam menyelesaikan RAM AI UNESCO.

"Kita mendapat apresiasi tinggi karena telah menyelesaikan Readiness Assessment Methodology untuk AI,” kata Nezar di Komdigi, Senin (17/2/2025).

“Kita menjadi negara pertama di ASEAN yang berhasil menyelesaikannya, dan beberapa negara ASEAN lainnya meminta bantuan serta berbagi pengalaman dari Indonesia terkait hal ini," tambahnya.

Nezar juga menjelaskan bahwa RAM berfungsi sebagai alat diagnostik untuk menilai kesiapan serta tata kelola AI di Indonesia ke depan. "UNESCO terus mendukung Indonesia dalam hal ini, terutama agar RAM AI bisa menjadi alat diagnostik untuk melihat kesiapan tata kelola AI di masa depan," tambahnya.

Dengan selesainya RAM, pemerintah kini tengah merancang regulasi yang akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) atau Peraturan Pemerintah (PP) guna memperkuat tata kelola AI di Indonesia.

Tulis Komentar

0 Komentar