Indonesia Melirik KAAN, Simbol Era Baru Kemitraan Pertahanan dengan Turki
Suka
Komentar

Indonesia Melirik KAAN, Simbol Era Baru Kemitraan Pertahanan dengan Turki

Jet tempur KAAN dirancang untuk menggantikan F-16 milik Angkatan Udara Turki, yang akan mulai dipensiunkan seiring rencana penghentian produksinya pada dekade 2030-an.

Pada tahap awal, KAAN akan menggunakan sepasang mesin General Electric F-110—jenis mesin yang juga dipasang pada jet tempur generasi keempat buatan Lockheed Martin.

Turki berencana menyematkan mesin buatan lokal pada produksi massal KAAN, yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2028.

Jet tempur ini dirancang untuk bertempur dalam misi udara-ke-udara menggunakan persenjataan generasi terbaru, serta melancarkan serangan presisi melalui ruang senjata internal pada kecepatan supersonik. Kemampuannya juga diperkuat dengan kecerdasan buatan dan sistem jaringan saraf yang meningkatkan daya tempur secara signifikan.

Erdogan menyampaikan apresiasinya atas kedekatan hubungan dengan Indonesia, yang dikenal sebagai negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia. Ia menegaskan bahwa kedua negara tengah mendorong perluasan kerja sama serta peningkatan arus perdagangan dua arah.

"Kami meninjau langkah-langkah potensial untuk memperluas volume perdagangan ke target USD10 miliar secara berimbang, berdasarkan pada keuntungan bersama," katanya.

Tulis Komentar

0 Komentar