Sinergi Kemensos dan Kementerian UMKM untuk Pemberdayaan Masyarakat Miskin
Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto mengatasi kemiskinan dengan strategi graduasi sosial, yang mengintegrasikan bantuan sosial dengan pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM.
Kerja sama antara Kementerian Sosial dan Kementerian UMKM menjadi kunci dalam memperkuat kolaborasi ini.
"Dari kami setelah nanti di desil 1, 2, 3, 4 mendapatkan perlindungan sosial, lalu nanti didorong untuk graduasi lewat program pemberdayaan, yang dimana pemberdayaan itu salah satunya berada di Kementerian UMKM," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangan tertulis, Jumat (21/3/2025).
Kemensos akan mengidentifikasi potensi penerima bantuan untuk mendorong mereka beralih dari program perlindungan sosial ke pemberdayaan UMKM. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan taraf hidup mereka, sehingga bisa lepas dari kemiskinan.
Gus Ipul mengungkapkan bahwa Kemensos telah menugaskan lebih dari 33.000 pendamping PKH untuk membina Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap pendamping ditargetkan setiap tahun membantu 10 KPM agar bisa mandiri dan lepas dari ketergantungan bantuan sosial.
"Maka tidak kurang dari 300 ribu lebih setiap tahun itu keluarga yang bisa naik kelas. Yang nanti akan berpindah mengikuti program-programnya (kementerian) UMKM," kata Gus Ipul.
Tulis Komentar
Anda harus login dulu untuk menulis komentar.