Jaleuleu Bedas, Mesin Penghancur Sampah yang Justru Menciptakan Oksigen!
Tak hanya menghasilkan oksigen dari proses pembakaran, Bandung Bedas Green Techno atau Jaleuleu Bedas juga memiliki sejumlah keunggulan unik yang belum dimiliki teknologi lain.
Pertama, berbeda dari metode seperti incinerator dan pirolisis yang masih berisiko menghasilkan dioksin, furan, dan polutan berbahaya, Jaleuleu Bedas memastikan proses pembakaran bebas emisi berkat suhu ultra-tinggi yang mencapai 1.200–1.500°C.
"Hasil pembakaran ini tidak menghasilkan emisi berbahaya. Tidak ada sisa gas beracun atau partikulat mikro yang bisa mencemari udara dan merusak kesehatan masyarakat," ungkap Kang DS.
Mesin revolusioner berbasis graphene ini menawarkan efisiensi hampir sempurna. Dengan tingkat penguraian mencapai 99%, sampah tidak hanya hilang, tetapi juga diubah menjadi energi. Sisa residunya yang minim, hanya sekitar 0,5–1%, masih dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti bahan konstruksi.
Keunggulan lainnya, Jaleuleu Bedas mampu menangani semua jenis sampah—mulai dari organik, anorganik, plastik, hingga limbah medis—tanpa perlu proses pemilahan yang merepotkan.
"InsyaAllah ini akan sangat bermanfaat untuk bangsa dan negara kita. (TPA) Bantargebang akan selesai. Sarimukti akan selesai. Sampah di Indonesia akan selesai dengan teknologi ini," ujar Kang DS sambil tersenyum.
Tulis Komentar
Anda harus login dulu untuk menulis komentar.